Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility

Profil Program Studi

Pembukaan PSKH di Provinsi Riau pada dasarnya sudah pernah diwacanakan di awal tahun 2000-an. Wacana tersebut muncul atas pemikiran dan gagasan beberapa kalangan dokter hewan yang ada di Provinsi Riau kala itu, akan tetapi belum dapat diwujudkan karena kesiapan sarana, prasarana dan sumber daya manusia yang masih belum memungkinkan. Lebih dari 10 tahun kemudian, tepatnya penghujung 2016, drh. M. Firdaus, M.Si. sebagai Ketua PDHI Cabang Riau periode 2014-2018, Kembali mengangkat wacana pembukaan PSKH di Provinsi Riau. Sebagai bentuk langkah konkrit keseriusan PDHI Cabang Riau, maka pada tahun 2017 wacana ini ditindaklanjuti dengan melakukan audiensi ke Rektor Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA. Beliau akhirnya menyetujui hal tersebut dan merekomendasikan Fakultas Kedokteran Universitas Riau sebagai unit penyelenggara PSKH.PDHI Cabang Riau mengalami pergantian kepengurusan secara berkala pada tahun 2018. drh. Agus Shafiq Ryadi menjabat sebagai ketua dan secara konsisten mengawasi agenda tersebut. Dengan dukungan penuh dari Gubernur Riau, DPRD Provinsi Riau, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, dan pakar terkemuka seperti drh. Agustaruddin, M.B.A., dan Dr. drh. H. Chaidir, M.M., pembukaan PSKH FK UNRI semakin jelas.

Pada akhir 2018, di bawah bimbingan Rektor Universitas Riau, PDHI Cabang Riau dan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, drh. Askardia R. Patrianov, M.P., mengadakan pertemuan dengan Dekan FK UNRI, Prof. Dr. dr. Dedi Afandi, DFM., Sp. FM (K). Dalam pertemuan tersebut, kerja sama tripartit antara Fakultas Kedokteran Universitas Riau, PDHI Cabang Riau, dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau. Sebagai langkah konkret, Dekan FK UNRI membentuk Tim Persiapan Pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan FK UNRI, dengan drh. Agus Shafiq Ryadi ditunjuk sebagai ketua tim. Pada Februari 2019, FK UNRI mengadakan Loka Karya Mini untuk memperkuat alasan pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan. Lokakarya Mini mengundang stakeholders dari berbagai kalangan, selain itu, Prof. Dr. drh. Siti Isrina Oktavia Salasia, Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM), diundang pula dalam kegiatan Lokakarya sekaligus ikut menandatangani Perjanjian Kerja Sama pembinaan PSKH FK UNRI oleh FKH UGM.

Secara resmi, persiapan pembukaan Program Studi Kedokteran Hewan FK UNRI dimulai dari Februari hingga November 2019. Beberapa tantangan yang dihadapi termasuk perubahan kebijakan pengusulan program studi baru karena reorganisasi di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan  Tinggi. Selain itu, aplikasi silemkerma.ristekdikti.go.id ditutup sementara sampai aplikasi siaga.kemdikbud.go.id dibuka sebagai pengganti. Pandemi COVID-19 telah mengalihkan banyak perhatian, menghambat fokus pada pembukaan program studi kedokteran hewan. Ini adalah kendala lain yang cukup menghambat. Pada awal tahun 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi akan membuka kembali aplikasi siaga.kemdikbud.go.id untuk menerima usulan program studi baru. Setelah itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Riau mengubah komposisi tim persiapan dengan menunjuk drh. Jully Handoko, M.K.L., sebagai ketua.

Pengisian instrumen pengusulan untuk membuka Program Studi Kedokteran Hewan FK UNRI kembali digesa, tetapi tim berhasil mengirimkan instrumen pengusulan secara lengkap melalui siaga.kemdikbud.go.id pada Juni 2022. Setelah menjalani penilaian bertahap selama lima bulan, pada tanggal  2 November 2022, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan  Teknologi mengeluarkan Surat Keputusan No. 813/E/O/2022 untuk memberikan izin untuk membuka Program Studi Kedokteran Hewan Program Sarjana di Universitas Riau di Kota Pekanbaru.

Bagikan Halaman Ini